Selasa, 10 Februari 2009

Kado VaLentine

Kalian mau tau Kadonya?? Kado Valentine itu adalah sebuah " PERSAHABATAN".

Persahabatan yang lama hilang dan hancur karena ke EGOIS’an. Persahabatan yang hanya mementingkan Gengsi. Tapp hari ini aku ingin bersyukur kepada Tuhan, karena Tuhan membuat rencana yang indah ini untuk ku dan sahabatku. Tuhan telah memberiku kembali Persahabatan itu. Tuhan telah memberi sesuatu yang sudah hilang dari hidupku.

Terima kasih Tuhan

Sabtu, 27 Desember 2008


MERRY X'MAS
and
HAPPY NEW YEAR

Sabtu, 06 Desember 2008

7 Hal Yang Tidak Efektif Dalam Diri Manusia

7 Hal Yang Tidak Efektif Dalam Diri Manusia
Oleh: Tidak Diketahui

1. Tidak dapat mengatur waktu dengan baik “ …bangunlah hai kamu yang tidur dan bangkitlah dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya atas kamu, …. Dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat … “ (Efesus 5: 14-15) Selama 3,5 tahun Yesus dapat mengatur waktu-Nya dengan baik. Bagaimana dengan kita, apakah kita sudah mempergunakan waktu kita dengan efektif ? Orang yang tidak efektif adalah orang yang tidak dapat memanage waktu. Ia akan selalu mengatakan: “Aku tidak punya waktu”. Kata tidak punya waktu sepertinya telah menjadi garis batas antara keberhasilan dengan kegagalan.

2. Punya suatu sikap kalah “ …Tuhan akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun …” (Ulangan 28:12-14) Yesus punya kepribadian pemenang. Orang yang punya kepribadian seperti Yesus akan berkata : “Akan aku coba”. Tetapi seseorang yang punya kepribadian kalah, ia akan berkata : “Aku tidak bisa”. Ia sepertinya sedang membuat perhitungan dengan dirinya sendiri (Amsal 23:7a). Pernahkah kita berkata : “Aku ini orang yang kalah”, “Aku tidak bisa “ atau “Aku gagal” ? Kalau kita pernah mengucapkan hal itu berarti kita sedang membuat perhitungan dengan diri kita sendiri.

3. Berhenti untuk bertumbuh “….maka Yesus bertumbuh dan hikmatNya semakin bertambah” (Efesus 4 : 15) Yesus mengajak kita untuk bertumbuh. Kalau dulu kita tidak dapat berdoa sekarang dapat berdoa bahkan bisa mendoakan orang lain. Kalau dulu hanya sebagai jemaat biasa sekarang terlibat dalam pelayanan, dll.

4. Tidak punya rencana (tujuan hidup) Banyak orang tidak tahu tujuan hidupnya, tujuannya ke gereja, atau tujuannya melayani. Tetapi manusia yang efektif harus punya tujuan.

5. Tidak mau berubah Aristoteles mengatakan : “Kita adalah apa yang kita lakukan berulang-ulang”. Kalau kita sering terlambat berarti kita adalah orang yang suka terlambat. Tuhan memang tidak pernah berubah karena Dia itu sempurna. Tetapi kita harus mau diubah untuk menuju pada kesempurnaan. Orang yang mudah tersinggung adalah orang yang tinggi hati. Ini harus diubah supaya menjadi orang yang rendah hati. Firman Tuhan katakan: “Janganlah kita menjadi serupa dengan dunia ini, tapi berubahlah oleh pembaharuan budimu”.

6. Gagal dalam menjalin hubungan dengan orang lain Pribadi yang efektif adalah seorang yang mampu berkomunikasi dalam hubungannya dengan orang lain.

7. Tidak mau bayar harga “ … Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal diri, memikul salibnya dan mengikut Aku “. (Matius 16 : 24-26) Menyangkal diri dan memikul salib adalah tindakan membayar harga. Kalau kita sudah diselamatkan tapi hidup kita belum efektif, minta diubahkan dan bayar harga supaya menjadi pribadi yang efektif bagi Tuhan.

Senin, 01 Desember 2008


The Easy was To bandle all of Our Problems is By PRAYING!